Spektrofotometer ultra mikro adalah instrumen optik presisi yang mengalami perakitan halus dan debugging sebelum meninggalkan pabrik. Jika instrumen dapat dirawat dan diservis dengan baik, hal ini tidak hanya dapat menjamin keandalan dan stabilitas instrumen, namun juga memperpanjang masa pakainya.
Spektrofotometer ultra mikro biasanya digunakan untuk mengukur oligonukleotida, DNA untai tunggal, DNA untai ganda, dan RNA yang dilarutkan dalam larutan buffer. Panjang gelombang serapan puncak serapan asam nukleat yang lebih tinggi adalah 260 nm. Komposisi molekul setiap asam nukleat berbeda-beda, sehingga faktor konversinya pun berbeda-beda. Hitung berbagai jenis asam nukleat dengan memilih koefisien yang sesuai terlebih dahulu. Misalnya, nilai serapan 1OD masing-masing setara dengan 50 μ g/ml dsDNA, 37 μ g/ml ssDNA, 40 μ g/ml RNA, dan 30 μ g/ml Olig. Nilai serapan setelah pengujian dikonversi dengan koefisien di atas untuk mendapatkan konsentrasi sampel yang sesuai.
Prinsip kerja spektrofotometer ultra mikro adalah menggunakan spektrofotometri untuk menganalisis zat secara kuantitatif dan kualitatif. Ini biasanya digunakan untuk kuantifikasi asam nukleat, kuantifikasi protein, dan kuantifikasi konsentrasi pertumbuhan bakteri. Spektrofotometer UV tampak memiliki aplikasi yang luas dan penting dalam bidang penelitian ilmiah seperti fisika, kimia, biologi, kedokteran, ilmu material, ilmu lingkungan, serta di departemen produksi dan manajemen modern seperti teknik kimia, kedokteran, pengujian lingkungan, metalurgi, dll.
Spektrofotometer ultra mikro Microdrop Plus